Keamanan Pada IE 11

  • Maret 4, 2020

Meskipun browser Microsoft hanya memiliki jumlah add-ons terbatas, tetapi tetap ada add-on yang berguna untuk IE dalam melindungi privasi pengguna. Namun, pengaturan yang berhubungan dengan keamanan agak sedikit tersembunyi.

1 memblokir Cookies Selain menampilkan fungsi “do not track”, yang dapat diaktifkan dalam menu IE di bagian “Internet Options | Advanced | Security”. Untuk melakukan hal tersebut, browser membutuhkan daftar tracker, yang bisa Anda peroleh melalui “Manage add-ons | Tracking protections | Get List for tracking protection online”. Selanjutnya, pilih salah satu dari list yang disediakan dan klik “Add”. Setelah itu, IE akan memblokir banner iklan dengan fungsi pelacakan. Semua cookie lainnya akan dihapus secara otomatis pada akhir sesi jika Anda mengaktifkan “Internet Options | General | Delete browsing history on exit”.

2 meningkatkan mode Proteksi Mode proteksi normal sebenarnya sudah diaktifkan secara default oleh IE. Hal ini menyebabkan browser dapat mengeksekusi proses penting secara terpisah sehingga dapat mengurangi hak akses dalam browser. Jika Anda mengaktifkan “Enable the enhanced protection mode” dalam “internet Options | Advanced | Security” Internet Explorer akan membiarkan beberapa proses pada sistem 64-bit berjalan pada register yang sama sehingga dapat mencegah serangan pada memori biasa. Selain itu, plug-ins AppContainer pada Windows 8 tidak lagi memiliki otorisasi menulis tanpa input pada masing-masing pengguna. Sayangnya, fungsi keamanan ini tidak disediakan pada Windows 7.

South Park: The Stick of Truth

  • Februari 3, 2020

PC tampaknya mulai menjadi plat- form yang mendapat perhatian yang sama besarnya dengan plat- form lain. Salah satu developer yang menerapkan langkah ini adalah Obsidian Entertainment yang bekerja sama dengan South Park Digital Studios dalam mengembangkan game RPG yang berasal dari salah satu film animasi berseri milik saluran televisi asing. Dari serial animasi Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, game ini memang diangkat dari film animasi berseri South Park. Mungkin Anda belum pernah menontonnya, tetapi ide cerita komedi yang ditawarkan sama seperti The Simpsons dan Family Guy.

Adaptasi yang dilakukan untuk menjadikannya sebagai sebuah game RPG memang menyeluruh. Artinya, desainer, pengisi suara, dan penulis ceritanya adalah orang yang juga bertanggung jawab dalam pembuatan film animasinya. Dikisahkan, pemain berperan sebagai penghuni yang baru saja pindah ke kota South Park. Kedua orangtuanya menjelaskan bahwa kepindahan ini dilakukan untuk meninggalkan masa lalu yang terlupakan. Tugas pertama si pemain adalah berkenalan dengan penduduk sekitar dan menambah jumlah teman. Kemudian, ia berkenalan dengan beberapa teman yang rupanya sedang bermain drama seperti game RPG. Tugas berikutnya adalah menjaga Tongkat Kebenaran atau Stick of Truth dari tangan para Elf. Khusus dewasa Meskipun berperan sebagai anak kecil dan dikemas dengan tampilan visual yang lucu serta menarik, bahasa yang digunakan dalam South Park: The Stick of Truth sama sekali tidak cocok untuk anak-anak.

Sarkasme dan istilah kasar lainnya sangat mendominasi percakapan, menjadikannya sebuah game yang hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa. Tidak hanya dari percakapannya saja, cerita yang disematkan cukup kontroversial sehingga beberapa negara yang merilisnya harus menyensor ulang agar bisa dipasarkan. Media sosial Selain memiliki cara bermain ala game RPG, sistem pertarungan yang disematkan cukup menarik. Tidak sekadar memberi perintah untuk menyerang atau menggunakan skill, pemain juga harus menekan tombol di saat yang tepat saat menyerang demi memberikan damage yang besar.

Perhitungan yang tidak tepat saat menekannya berdampak pada melemahnya serangan. Hal tersebut juga berlaku saat bertahan, membuat pemain tidak bisa berdiam saja ketika bertarung. Feature paling menarik yang ditawarkan adalah jejaring sosial. Setiap teman baru yang dijumpai pemain akan menjadi teman di jejaring Facebook fiksi yang ada di dalamnya. Perilaku manusia zaman sekarang yang tidak bisa dipisahkan oleh gadget sangat terlihat di sini. Pemain harus mengaksesnya untuk melakukan segala pengaturan yang behubungan dengan jalan permainan. Kesimpulannya, South Park: The Stick of Truth masih layak menjadi game yang dimainkan oleh para penggemar game role-playing ala Final Fantasy.

Mudah Membangun Ensiklopedia Sendiri

  • November 13, 2019

Hingga saat ini, Wikipedia (www.wikipedia.org) dapat dikatakan sebagai ensiklopedia online terlengkap yang ada di Internet. Jutaan artikel dalam berbagai bahasa dapat Anda telusuri. Tercatat, lebih dari 200 ribu artikel sudah tersaji dalam bahasa Indonesia. Bisa diibaratkan, Wikipedia sebagai perpustakaan atau taman bacaan digital untuk umum. Uniknya, seluruh artikel yang tersaji dalam ensiklopedia online ini di bangun oleh banyak orang atas dasar keterbukaan berbagi informasi secara gratis. Jika Anda ingin membangun sebuah database informasi yang menyerupai Wikipedia, ada satu software menarik yang dapat Anda manfaatkan, yaitu lexiCan Standard Edition.

Aplikasi ini bisa memberikan solusi yang lebih sederhana untuk membangun serta mengelola ensiklopedia pribadi. Selain itu, dengan menggunakan prinsip kerja Wiki, Anda dapat dengan mudah mengatur besaran informasi yang akan dimuat. Anda dapat memuat teks, menyisipkan gambar, tabel, file, link dan sebagainya. Hal menarik lainnya, untuk menggunakan aplikasi ini Anda tidak dituntut untuk mengerti bahasa pemrograman, seperti PHP, SQL, HTML, dan sebagainya.

Walaupun dapat digunakan secara gratis, aplikasi lexiCan versi standar memiliki beberapa keterbatasan, salah satunya adalah Anda hanya dapat memuat 30 artikel. Jika ingin lebih, Anda dapat meng-upgrade ke versi Pro Edition yang dibanderol dengan harga US$52,70 atau Business Edition yang dapat digunakan secara trial untuk menghimpun database sebuah perusahaan.

Teman Sejati Smartphone Sony

Program ini adalah teman sejati Anda pemilik smartphone Sony. Dengan PC Companion, Anda dapat mem-backup datadata, meng-update software smartphone, dan segudang feature lainnya. Tak hanya itu, Anda juga dapat mengatur kontak di smartphone melalui PC Companion. TIpS: Sebelum menggunakannya, ada baiknya Anda telah mengaktifkan opsi USB Debugging dari smartphone dengan mengakses “Settings | Developer options”.

Lengkap dengan Layar Sentuh Sebesar 15,6” inci

  • Oktober 30, 2019

Dewasa ini teknologi touchscreen su dah banyak ditanamkan pada notebook. Kemudahan melakukan input menggunakan touchscreen menjadi suatu kelebihan tersendiri. Cukup dengan menyentuh layar maka kita dapat melakukan perintah pada notebook tanpa perlu menggunakan touchpad. Selain itu fitur gesture seperti pinch-to-zoom dan swipe semakin memperkuat penggunaan touchsreen. Kali ini kedatangan salah satu produk notebook dengan fitur touchscreen dari Dell. Dell Inspiron 15 7537 memiliki warna dasar abu-abu dengan bobot 2,6 kg.

Memiliki desain ramping dengan bahan dasar alumunium, Dell Inspiron 15 7537 sekilas terlihat seperti notebook besutan Apple yakni Macbook Pro. Penggunaan bahan dasar alumunium membuat bobot notebook relatif ringan sekalipun memiliki dimensi yang besar. Selain itu suhu yang terdapat di sekitar keyboard juga terjaga dikarenakan bahan alumunium mampu melepas panas dengan cukup baik. Teknologi touchscreen yang ditanamkan pada layar Dell Inspiron 15 7537 mampu menangkap 10 titik sentuh yang berbeda secara bersamaan.

Menggunakan layar Full HD, kualitas gambar yang dihasilkan cukup tajam. Untuk memperkuat durabilitas pada layar yang sering disentuh, Dell Inspiron 15 7537 menggunakan Gorilla Glass NBT pada layar. Gorilla Glass NBT terbilang cukup tangguh terhadap goresan bahkan tekanan yang berlebihan pada layar sekalipun. Dell Inspiron 15 7537 menggunakan prosesor Intel generasi keempat yakni i5- 4200U. Didukung dengan nVidia GeForce GT 750M dan RAM 6GB, Inspiron 15 7537 sangat cocok untuk kebutuhan multimedia dan gaming.

Sayang performa yang luar biasa pada Inspiron 15 7537 tidak ditunjang dengan kapasitas baterai yang cukup besar. Baterai 4 sel pada Inspiron 15 7537 hanya mampu bertahan selama 194 menit pada saat CHIP melakukan pengetesan menggunakan PowerMark. Selain itu kapasitas hard disk yang hanya 500 GB juga dirasa cukup kurang untuk notebook yang ditujukan untuk keperluan multimedia ini.