Sony DSC-RX1R II – Compact Dengan Sensor Full Frame

  • Agustus 13, 2019

Sony DSC-RX1R II – Compact Dengan Sensor Full Frame


Jasa Foto Wedding Jakarta – Ini merupakan salah satu kamera compact terbaik yang pernah dikeluarkan oleh Sony. Dengan harga yang fantastis apakah ini sebanding dengan performa yang ditawarkan Jika dilihat sekilas, tidak ada yang istimewa dari kamera compact keluaran Sony ini. Ketika Anda memegangnya secara langsung, maka akan ada sensasi berbeda dan kamera ini mulai menunjukkan kelasnya sebagai kamera high end. Bobot yang dimiliki Sony DSC-RX1R II ini 500gr dengan bahan bodi terbuat dari magnesium. Saat digenggam cukup terasa nyaman dan kokoh. Sony mengandalkan sensor full Frame dengan resolusi maksimum mencapai 42 Megapixel menjadikan kamera ini salah satu kamera compact yang memilki ketajaman yang tinggi.

Tak heran, chipshet yang digunakan pada Sony DSC-RX1R II memang mengadopsi dari flagship Sony yaitu Sony Alpha 7R II, maka dari itu hasil gambar yang ditampilkan bisa dibilang cukup banyak kemiripan. Kemampuan superior yang dimiliki Sony DSC-RX1R II terbukti mampu menghasilkan gambar dengan tingkat ketajaman 2,132 pasang garis pertinggi gambar dengan sensitivitas cahaya yang minim. Ini merupakan salah satu pencapaian yang luar biasa, terutama saat diuji praktik. Ketajaman yang dihasilkan mampu bertahan hingga ISO 6.400. Saat dilakukan perbesaran hingga 100 persen menggunakan ISO 1.600 sudah mulai terlihat penurunan detail tapi ini masih terbilang luar biasa. Di mana ISO dapat diekspansi hingga 102.800.

Walaupun mampu menghasilkan gambar yang tajam dan memiliki detail tinggi, ketajaman pada area tepi terbilang masih kurang maksimal. Secara umum gambar terlihat cukup baik ketika menggunakan lensa fix 35mm f2, dan hal ini mampu meminimalisir penurunan ketajaman di bagian tepi. Salah satu keuntungan yang didapat dengan resolusi tinggi adalah ketika melakukan croping gambar tidak kehilangan detail cukup banyak. Resolusi 42 Megapixel memang bisa menjadi feature utama yang membantu Anda ketika ingin melakukan croping pada gambar Hal menarik yang akan Anda temui pada kamera ini, terdapat sebuah lowpass filter elektronik yang mampu diatur dengan tiga tahap seusai dengan kebutuhan Anda.

Fungsi adanya low-pass filter sebenarnya adalah untuk mengurangi efek moire yang sering terjadi. Kemampuan video kamera ini mampu merekam dengan resolusi 4K. Tidak hanya itu saja ketika menggunakan resolusi full HD Sony DSCRX1R II mampu merekam hingga 60 fps. Pada resolusi 720p Anda dapat memanfaatkan feature slow motion yang mampu bergerak hingga 120 fps. Tetapi sebenarnya target utaman Sony adalah untuk membuat pengguna kamera ini dapat memotret dengan mudah dan nyaman serta mampu menghasilkan foto dengan kualitas terbaik. Viewfinder Sony DSC-RX1R II memiliki kesamaan dengan model sebelumnya RX100 III dan juga RX100 IV. Viewfinder elektronik ini dilengkapi dengan 2.4 juta subpixel yang mampu menghasilkan gambar tajam dan halus.

Pasar Akan Stabil dan PC Tidak Akan Menghilang Bagian 2

  • Juli 23, 2019

Jadi, kami berinvestasi dengan menekankan kemampuan OEM dan itu bisa dibilang menjadi pembeda yang bagus karena (strategi) intel semuanya fokus pada merek intel. Mereka ingin mendominasi pasar dengan “intel, intel, intel”, yang sejujurnya menurut kami tidak alamiah. Jika Anda melihat pasar televisi, atau produk elektronik lainnya, tak ada tempat di mana satu komponen mendominasi. Kami ingin mencoba mengambil itu, memberikan alternatif berbeda, dan melakukan pendekatan yang sangat fokus pada konsumen. dengan kata lain, kami fokus pada OEM, bukan pada merek kami. Kami memang lebih kecil, tetapi kami lebih fleksibel, mudah diajak kerja sama dan bisa memberikan sesuatu yang sesuai dengan permintaan OEM. itulah keunggulan kami. AMd juga mengunggulkan satu bidang yang bisa mereka garap lebih baik dibanding intel, yakni gaming. Mereka secara khusus menekankan pasar pc gaming dan tentu saja dua konsol terbaru, Xbox one dan playStation 4 yang diperkuat oleh graphics card AMd. perusahaan ini yakin, kian terdidiknya seorang konsumen, ia akan makin menyadari tentang kemampuan AMd untuk menghadirkan pengalaman yang lebih superior dibanding intel.

Bagaimana AMD melihat pasar prosesor 5 tahun ke depan?

Saya kira kita akan mengadapi tahun-tahun yang menantang, karena perkembangan perangkat komputasi, kebangkitan sistem Android, tablet, ukuran ponsel menjadi lebih besar dan kebiasaan orang yang kini melakukan lebih banyak hal di ponsel mereka dibandingkan sebelumnya. Jadi, akan menantang. Tapi saya kira pasar akan mulai stabil, pc tak akan menghilang, mereka akan menjadi salah satu perangkat di dunia tek nologi. Apa yang terjadi sekarang adalah, orang bukan berhenti membeli pc, tetapi mereka hanya memperlama durasi waktu pembeliannya. Mungkin dulu orang membeli pc setiap tahun.

Sekarang entahlah, mungkin tiap tahun mereka membeli tablet, ponsel dan tak terlalu membutuhkan pc. Jadi, menurut kami orang hanya memperpanjang durasi pembelian. di sisi lain, kami juga melihat potensi Android sangat besar, dan menjadi pasar yang penting. itulah sebabnya, kami memulai project “Skybridge” yang merupakan perangkat komputasi kami selanjutnya yang akan bisa memberikan pilihan kepada Anda, antara windows atau Android. Singkatnya, kami akan tetap berinvestasi di pc karena kami yakin kondisinya akan stabil, dan pasarnya tetap bagus, lalu kami menambahkan Android sebagai portfolio karena mereka akan menjadi bagian besar dari pasar.

Pasar Akan Stabil dan PC Tidak Akan Menghilang

  • Juli 23, 2019

Seusai menyampaikan presentasi tentang mobile kaveri di hotel evergreen, taipei, 4 juni lalu, kevin lensing, senior director amd memberikan kesempat an wawancara untuk para jurnalis, berikut petikannya.

Kenapa tak menambahkan Connected Standby di Kaveri Mobile?

Kami sempat mempertimbangkan hal itu, tetapi kemudian kami menyadari bahwa tak ada mitra yang tertarik dengan connected Standby di notebook karena dampaknya akan negatif terhadap performa secara keseluruhan. Kami fokus untuk memberikan responsivitas yang benar-benar bagus dan apa yang kami sebut dengan Fast connect tanpa menggunakan connected Standby. Jadi, kami menurunkan wake-up time hingga 1,5 detik.Kami menyebutnya AMd Start Now Technology.

Terkait lini AMD Pro, apakah ada rencana untuk menambahkan feature unik, seperti sekuriti atau yang lain?

pertanyaan bagus, ini adalah peluncuran perdana AMd pro, selanjutnya Anda akan melihat bahwa kami akan punya security hardware, partnership solution, manageable solution. Tahun ini, kami akan fokus pada performance, longevity, stability, security dan manageability, dan banyak feature lain di masa yang akan datang, jadi tunggu saja ke depan, kami akan menambahkan sejumlah feature lengkap untuk solusi komersial. Kami sebenernya punya solusi security saat ini, tetapi kami menaruhnya di beberapa standar (kebutuhan) industri. Misalnya pSp (platform Security processor) di Mullins and Beema, nanti itu akan ada di semua produk dalam roadmap kami dan security solution akan dibuat berdasarkan itu.

Bagaimana dengan harga, apakah akan ada tawaran menarik bagi konsumen?

Kami tak bisa mengungkapkannya, tapi akan ada tawaran menarik bagi konsumen, mengingat fakta bahwa di bagian komersial ada juga beberapa feature menarik dan kami tak mengenakan biaya tambahan. Tujuan kami memang bukan untuk menambah margin keuntungan untuk AMd.

Apakah peluncuran Mobile Kaveri adalah pertanda bahwa AMD akan mulai fokus ke mobile?

Kami fokus ke mobile, tapi juga semua pasar. Kami meluncurkan Kaveri pertama di cES untuk desktop. Jadi, dengan peluncuran ini bukan berarti mengurangi dukungan untuk pc.

Berbicara tentang marketing, Intel termasuk sukses dengan jargon Intel Inside, kenapa AMD tak melakukan strategi serupa?

Selain karena anggaran, kami memilih untuk membedakan produk kami, dengan fokus pada merek OEM, bukan merek kami.

Investasi Satelit Hanya Sekali

  • Juli 23, 2019

Tahun 1945, Arthur C. Clarke menuliskan idenya tentang sate lit komunikasi ke majalah Wireless World. Ide ini didapat nya sewaktu ia bertugas untuk mendengarkan komunikasi radio tentara Inggris pada Perang Dunia II dan menemukan– fenomena bahwa bulan terkadang memantulkan sinyal radio kembali ke bumi.

Dengan menempatkan satelit buatan ke orbit geostasioner bumi, Clarke meramalkan bahwa dibutuhkan hanya tiga satelit komunikasi dengan sudut cakupan 120° untuk mencakup komunikasi di seluruh permukaan bumi. Ide Clarke baru terwujud 20 tahun kemudian, ketika satelit Intelsat 1 diluncurkan ke orbit pada 6 April 1965 dan menjadi satelit komunikasi geostasioner pertama di dunia. Satelit vs terestrial Membuat satelit komunikasi dan menempatkannya di orbit geostasioner tidaklah murah.

Investasinya bahkan lebih mahal dibandingkan membangun jaringan terestrial. Namun satelit memiliki keunggulan dari sisi investasi dibandingkan jaringan terestrial yaitu hanya perlu sekali menanamkan modal untuk pembangunan satelit dan peluncurannya. Setelah itu, wilayah yang mampu dilayani satelit akan sangat luas. Belum tentu jaringan terestrial bisa dibangun dengan biaya yang sama atau lebih rendah untuk mencakup wilayah seluas jangkauan satelit komunikasi.

Satelit komunikasi konvensional seperti yang dibayangkan oleh Clarke mempunyai diameter area cakupan hingga ribuan kilometer. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, satelit HTS (High Throughput Satellite), menggunakan teknologi spot beam dengan diameter area cakupan lebih sempit (sekitar 100 km), namun membuatnya bisa melakukan fokus terhadap sinyal radio satelit sehingga kapasitas kecepatan komunikasinya bisa sampai mencapai ratusan kali lipat.

Satelit ViaSat-1 misalnya, memiliki kapasitas 140 Gbps, jauh lebih tinggi daripada kombinasi kapasitas satelit konvensional yang disewa militer AS sewaktu melakukan invasi ke Irak yang cuma mencapai 88 Gbps. Satelit PSn Vi Bagaimana dengan kondisi di Indonesia sendiri? Hingga saat ini, penduduk yang bisa menikmati Internet kecepatan tinggi dengan harga terjangkau kebanyakan adalah penduduk yang tinggal di kota-kota besar. Sementara di kawasan Indonesia bagian timur, masih banyak base transceiver station (BTS) jaringan seluler yang membatasi kapasitas Internetnya hingga separuh kapasitas maksimalnya.

Saat ini, Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bekerja sama dengan Boeing sedang membangun sebuah satelit HTS yang dinamakan PSN VI dengan cakupan wilayah Indonesia. Satelit PSN VI ini membantu memberikan jawaban terhadap kebutuhan Indonesia akan satelit jaringan komunikasi suara, data, Internet broadband, dan distribusi video di seluruh wilayah kepulauan Indonesia yang masih sulit dijangkau jaringan infrastruktur terestrial seperti fiber optic dan microwave link. Rencananya, satelit ini akan mengisi slot orbit 146°E yang dikelola PSN. Satelit ini ditargetkan akan meluncur pada pertengahan tahun 2016 dan diharapkan mulai beroperasi pada awal 2017.

Ekspor Teh Semakin Meningkat

Ekspor Teh Semakin Meningkat

  • April 7, 2019

Ekspor teh Indonesia melonjak tinggi tahun ini. Program tanam teh oleh pemerintah berkontribusi besar pada peningkatan produksi dan kualitas teh saat ini. Badan Pusat Statistik mencatat, ekspor teh mencapai nilai US$ 5,31 juta pada Januari hingga Agustus 2018, naik 130,85% dari periode sama tahun lalu hanya US$ 2,3 juta. Direktur Eksekutif Dewan Teh Indonesia (DTI) Suharyo Husen menyatakan, pasar Eropa, terutama Inggris dan Belanda meningkatkan pembelian pada teh Indonesia. Hal ini sejalan dengan peningkatan produksi dan kualitas teh Indonesia.

Dulu kita hanya ekspor teh bulk saja, sekarang ada teh organik, teh putih dan oolong tea, jelas Suharyo, Kamis (27/9). Suharyo menyebut permintaan teh kering dalam jumlah besar alias bulk biasanya darang dari Hong Kong, Jepang, Malaysia, Pakistan, Singapura, Thailand dan Filipina. Teh tersebut untuk campuran minuman dalam kemasan atau teh celup. Sedangkan pasar teh premium adalah ke Inggris, Belanda dan Amerika Serikat.

Bersamaan peningkatan permintaan, produktivitas teh Indonesia juga membaik. DTI memperkirakan produksi teh nasional mencapai 140.000 ton, naik dari tahun lalu di 139.000 ton. Adapun, hingga semester pertama tahun ini, produksi telah mencapai 105.000 ton.

Kini produksi lebih baik karena sejak 2014 ada Gerakan Penyelamatan Agribisnis Teh Nasional, produksi meningkat, lahan tetap dipertahankan jangan sampai berkurang lagi dan industri mulai terbuka sangat membantu petani, jelas Suharyo. Nugroho B. Koesnohadi, Ketua Asosiasi Petani Teh Indonesia (Aptehindo) mengakui produktivitas teh meningkat. Namun, lahan tanam teh berkurang, hanya seluas 117.000 hektar pada tahun ini, merosot dari tahun 2016 yang mencapai 140.000 ha.

Kalau produksi tidak dijaga, teh dari Vietnam bisa menyerang pasar. Teh Vietnam lebih murah, tapi kualitasnya juga rendah. Teh Indonesia diminati pasar ekspor karena ada rasa khas, jelas Nugroho. Kini harga teh hitam Indonesia di kisaran US$ 1,5 – 2 per kilogram (kg). Harga tersersebur tergolong murah karena harga teh di pasar internasional pernah mencapai US$ 3 per kg.