South Park: The Stick of Truth

  • Februari 3, 2020

PC tampaknya mulai menjadi plat- form yang mendapat perhatian yang sama besarnya dengan plat- form lain. Salah satu developer yang menerapkan langkah ini adalah Obsidian Entertainment yang bekerja sama dengan South Park Digital Studios dalam mengembangkan game RPG yang berasal dari salah satu film animasi berseri milik saluran televisi asing. Dari serial animasi Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, game ini memang diangkat dari film animasi berseri South Park. Mungkin Anda belum pernah menontonnya, tetapi ide cerita komedi yang ditawarkan sama seperti The Simpsons dan Family Guy.

Adaptasi yang dilakukan untuk menjadikannya sebagai sebuah game RPG memang menyeluruh. Artinya, desainer, pengisi suara, dan penulis ceritanya adalah orang yang juga bertanggung jawab dalam pembuatan film animasinya. Dikisahkan, pemain berperan sebagai penghuni yang baru saja pindah ke kota South Park. Kedua orangtuanya menjelaskan bahwa kepindahan ini dilakukan untuk meninggalkan masa lalu yang terlupakan. Tugas pertama si pemain adalah berkenalan dengan penduduk sekitar dan menambah jumlah teman. Kemudian, ia berkenalan dengan beberapa teman yang rupanya sedang bermain drama seperti game RPG. Tugas berikutnya adalah menjaga Tongkat Kebenaran atau Stick of Truth dari tangan para Elf. Khusus dewasa Meskipun berperan sebagai anak kecil dan dikemas dengan tampilan visual yang lucu serta menarik, bahasa yang digunakan dalam South Park: The Stick of Truth sama sekali tidak cocok untuk anak-anak.

Sarkasme dan istilah kasar lainnya sangat mendominasi percakapan, menjadikannya sebuah game yang hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa. Tidak hanya dari percakapannya saja, cerita yang disematkan cukup kontroversial sehingga beberapa negara yang merilisnya harus menyensor ulang agar bisa dipasarkan. Media sosial Selain memiliki cara bermain ala game RPG, sistem pertarungan yang disematkan cukup menarik. Tidak sekadar memberi perintah untuk menyerang atau menggunakan skill, pemain juga harus menekan tombol di saat yang tepat saat menyerang demi memberikan damage yang besar.

Perhitungan yang tidak tepat saat menekannya berdampak pada melemahnya serangan. Hal tersebut juga berlaku saat bertahan, membuat pemain tidak bisa berdiam saja ketika bertarung. Feature paling menarik yang ditawarkan adalah jejaring sosial. Setiap teman baru yang dijumpai pemain akan menjadi teman di jejaring Facebook fiksi yang ada di dalamnya. Perilaku manusia zaman sekarang yang tidak bisa dipisahkan oleh gadget sangat terlihat di sini. Pemain harus mengaksesnya untuk melakukan segala pengaturan yang behubungan dengan jalan permainan. Kesimpulannya, South Park: The Stick of Truth masih layak menjadi game yang dimainkan oleh para penggemar game role-playing ala Final Fantasy.

Toni

E-mail : admin2@jcitunis.com