Mencicil Dapur, Menekan Bujet

  • Februari 3, 2020

Dalam dunia arsitektur ada istilah “rumah tumbuh”, yakni rumah yang dibangun bertahap sesuai keadaan dan kebutuhan sang pemilik. Nah, selain rumah, rupanya dapur pun dapat di- ”tumbuhkan” sesuai bujet dan kebutuhan pemilik rumah. Istilah “dapur tumbuh” mengacu pada sistem dapur modular. Wilopo Rusmaraji, arsitek dan desain interior dari Jendela Putih Studio, mengungkapkan sistem dapur modular artinya dapur terdiri dari beberapa bagian (modul) yang masing-masing bisa berdiri sendiri atau disatukan menjadi dapur yang lebih besar. Umumnya, dapur modular diproduksi oleh pabrikan-pabrikan besar.

DAPAT MENYESUAIKAN TEMPAT

Wilopo membeberkan kelebihan sistem modul ini adalah si pengguna dapat membuat dapur secara lebih bebas. Caranya dengan mengatur modul-modul sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka, laiknya bermain Lego. “Keuntungan dari sisi pengguna mereka dapat mengatur modul sesuai kebutuhan, sedangkan dari sisi produsen, proses produksi jadi lebih mudah. Karena, diproduksi dalam jumlah banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama,” ujar Wilopo.

Ukuran modul sudah disediakan oleh produsen, tinggal disesuaikan dengan ukuran ruangan. Saat ini ukuran modul yang tersedia antara lain 15cm, 30cm, 60cm, 90cm, hingga 180cm. Sehingga, modul-modul tersebut disesuaikan dengan luas dapur yang ada. Misalnya panjang dapur 300cm, Anda bisa menggunakan 1 modul berukuran 30cm dan 3 modul berukuran 90cm. Kelebihan lainnya adalah bila salah satu modul rusak, makahanya modul itu saja yang diganti.

Bila anggaran terbatas, modul dapat dibuat tanpa daun pintu. Kekurangan dari sistem ini adalah si pengguna tidak bisa membuat modul secara custom atau built-in karena ukuran modul sudah tetap. Selain itu, si pengguna juga perlu menyesuaikan perabot dapur seperti kompor atau peralatan sanitari yang dimiliki dengan ukuran modul yang tersedia.

PREDIKSI HARGA

Menurut Wilopo, harga pembuatan dapur modular tergantung dari ukurang, spesifikasi, bahan, jenis finishing dan aksesori pendukung dapur lainnya. Ia memperkirakan kisaran harga bisa kurang dari Rp10 juta atau bahkan lebih dari Rp50 juta. “Tentukan saja dulu bujet yang dimiliki, lalu pilih dan padu padankan dengan modul dapur yang tersedia. Ingat, tentukan berdasarkan kebutuhan,” ujarnya.

Sebuah genset diperlukan di rumah sebagai sumber listrik alternatif ketika listrik dari PLN sedang padam. Untuk mendapatkan genset dengan harga yang murah dan bergaransi bisa langsung menghubungi Distributor jual genset 350 Kva di Yogyakarta. Satu-satunya adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon dan garansi resmi.

Toni

E-mail : admin2@jcitunis.com