Bermain Membuat Cerdas

  • Oktober 17, 2019

Bermain merupakan media belajar bagi bayi. Mungkin Mama dan Papa sudah melakukannya setiap hari dengan buah hati, tapi belum menyadari akan berbagai manfaat yang bisa dipetik. Nah, kali ini kami menurunkan 5 manfaat bermain bagi bayi:

  1. Mengoptimalkan kemampuan motorik kasar. Saat ia berusaha bermain bola, ia akan merangkak. Nah, ini secara tak langsung akan menstimulasi kemampuan motorik kasar bayi. Seiring usianya, berbagai permainan aktif akan mendorongnya untuk berdiri, berjalan, berjinjit, berlari, hingga melompat. Semua gerakan ini akan menjadikan bayi tumbuh menjadi anak yang tangkas dan energik. Kesimbangan tubuh dan otak pun menjadi optimal. Ada lo bayi yang kebanyakan diam, sehingga gagal mengembangkan kemampuan motorik kasarnya. Nah, mereka ini umumnya akan memiliki keseimbangan tubuh yang terganggu. Dampak selanjutnya? Ia pun menjadi anak yang malas berkegiatan, mudah lelah. pembosan, dan jadi sering marah-marah.
  2. Mengoptimalkan kemampuan motorik halus. Gerakan-gerakan sederhana, seperti saat ia menggoyang-goyangkan kerincingannya, secara tak langsung akan menstimulasi kemampuan motorik halus bayi.
  3. Mengoptimalkan kemampuan berbahasa. Untuk itulah, saat mendampinginya bermain, ajak ia bicara dengan bahasa yang benar (tanpa dicadel-cadelkan). Jelaskan dengan kalimat sederhana tentang permainan itu, nama mainannya, warnanya, dan sebagainya. Meski bayi belum memahami dengan sempurna apa yang kita ucapkan, stmulasi ini akan membuat keterampilan berbahasanya jauh lebih baik. Kelak ia akan mampu berkomunikasi dua arah dengan terampil, mampu menggabungkan beberapa kata dengan ekspresi wajah yang tepat, dan mampu mengeluarkan keinginan hatinya.
  4. Mengoptimalkan kemampuan sosial dan kemandirian. Pada dasarnya bayi senang kok bermain dengan orang lain. Nah, ini yang akan mengembangkan keterampilan bersosialisasinya. Dengan bermain bersama, ia akan terlatih untuk berbagi, berempati, suka membantu, dan kooperatif
  5. Mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Tahukah Anda bayi yang kurang mendapat kesempatan bermain, cenderung lamban perkembangannya? Kondisi ini kerap terjadi pada bayibayi dengan budaya tertentu yang harus digendong terus dan tidak boleh menginjak lantai. Akibatnya, kemampuan gerak tangan dan kakinya pun terhambat. Jadi, jangan segan mengajak bayi untuk bermain aktif. Balap merangkak, misal. Setiap gerakan yang dilakukan bayi akan merangsang sinaps otaknya dan menjadikannya lebih pintar. Dengan sering bergerak, bayi pun akan tumbuh sehat. Nah, jadwalkan untuk bermain dengan buah hati hari ini. Agar permainan semakin seru namun tetap aman, silakan terapkan rambu-rambu bermain di bawah ini!

Berikut adalah informasi lebih mengenai tempat les bahasa Jerman terbaik di Jakarta.

Toni

E-mail : admin2@jcitunis.com